CAPEK JADI “HARUS KEREN” DI MEDIA SOSIAL

Sekarang media sosial udah kayak bagian dari hidup remaja. Bangun tidur buka HP, sebelum tidur juga masih scroll TikTok atau Instagram. Kadang dari situ muncul rasa pengen ikut jadi keren juga. Kalau lihat teman upload nongkrong, outfit bagus, badan ideal, atau punya banyak teman, rasanya jadi mikir, “Kok hidup dia seru banget ya dibanding aku?” Padahal belum tentu semua yang diposting itu sesuai kenyataan.Buat remaja laki-laki, tekanan itu sering datang diam-diam. Banyak yang merasa harus keliatan kuat, santai, dan nggak boleh keliatan sedih. Akhirnya banyak yang lebih milih dipendam sendiri. Di media sosial juga sering ada standar kalau cowok itu harus ganteng, tinggi, badan bagus, atau punya banyak pencapaian. Kalau merasa nggak sesuai sama standar itu, jadi gampang minder dan overthinking sendiri.Padahal sebenarnya semua orang punya masalahnya masing-masing. Media sosial cuma memperlihatkan bagian terbaik dari hidup seseorang, bukan keseluruhan hidupnya. Karena itu penting buat remaja supaya nggak terlalu sering membandingkan diri. Nggak harus selalu jadi keren di mata orang lain buat dianggap berharga. Kadang jadi diri sendiri dan hidup dengan tenang itu udah cukup

12 Comments

  1. kerenn bangeeeetttt

  2. Keren, bisa membantu doi

  3. Nanda Maulida

    Real sih👍🏻

  4. Di era digital, media sosial bukan cuma tempat hiburan, tapi juga jadi ruang terbentuknya standar sosial baru. Banyak remaja tanpa sadar mengukur nilai dirinya dari validasi orang lain—jumlah likes, followers, penampilan, bahkan gaya hidup. Akibatnya, muncul rasa minder, overthinking, dan tekanan untuk selalu terlihat sempurna.
    Tulisan ini berhasil menunjukkan bahwa tekanan pada remaja laki-laki sering kali tersembunyi karena budaya yang menganggap cowok harus selalu kuat dan tidak boleh menunjukkan emosi. Padahal memendam perasaan terus-menerus bisa berdampak buruk pada kesehatan mental.
    Pesan paling penting dari tulisan ini adalah bahwa nilai seseorang tidak ditentukan oleh standar media sosial. Menjadi diri sendiri, hidup dengan tenang, dan menerima kekurangan adalah bentuk keberanian yang justru lebih penting daripada terlihat “keren” di mata orang lain.

  5. Keren nih

  6. tulisannya relate sama genZ skrng ,ditunggu update selanjutnya kaka

  7. jangan sampe tulisannya ga dilanjut kak sayang bgt

  8. Bagus banget mim, I really appreciate it

  9. Bagus banget

  10. relate bnget sama keadaan remaja skng ,ditunggu update slnjut nya kak

  11. Muhammad Hambali

    Jadilah dirimu sendiri jangn ikutin standar org lain brubah buat upgrade diri bukan brubah untuk di liat org

Leave a Comment

Your email address will not be published. Required fields are marked *